MAN 2 Ponorogo (12-10-2026) — Diselenggarakan Sosialisasi Pencegahan Paham Radikalisme dari Densus 88 AT Polri di aula lantai 3 MAN 2 Ponorogo yang dihadiri oleh siswa-siswi kelas 11 serta Guru dan Tenaga Kerja (GTK) MAN 2 Ponorogo.

Acara diawali dengan pembukaan beserta pembacaan Al Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya, serta sambutan oleh Agung Drajatmono selaku kepala MAN 2 Ponorogo yang sekaligus membuka kegiatan sosialisasi secara resmi. Dalam sambutannya Agung berharap melalui kegiatan ini bisa menjadi bekal untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa-siswi dalam menggunakan IT untuk tetap terkendali. Sambutan dilanjutkan oleh pihak komite, Jauhari  “semoga kita bisa memperoleh hasil yang maksimal,” harapnya setelah menjelaskan tujuan diadakannya Sosialisasi Pencegahan Paham Radikalisme yang kemudian ditutup dengan doa bersama sekaligus sesi dokumentasi.

Memasuki acara inti, sosialisasi Paham Radikalisme dipaparkan oleh Satgas Wil Jatim Densus 88 AT  yang menjelaskan soal terorisme, radikalisme, dan ekstremisme. Beliau menguraikan tentang bagaimana anak bisa terpapar, salah satunya dengan menggunakan aplikasi discord.  Sosialisasi ini melibatkan interaksi langsung dengan siswa-siswi yakni Sekar, siswi dari kelas XI-1 serta Faza dari kelas X1-2 yang menerangkan tentang penggunaan discord.

Paham radikal ekstrim bermula dari faktor internal seperti korban bully, isolasi sosial, broken home dan pola asuh anak yang salah. Oleh karena itu, dengan teknologi digital yang sekarang, mengharuskan generasi muda untuk tidak gagap teknologi, dan sebaiknya ketika bermedia sosial diiringi dengan pengembangan karakter sebagai benteng untuk menyadari sejauh mana media sosial bisa menjadi perilaku yang radikal.

REPORTER:

Kenan Alvaro (XI-13)

Najwa aulia Syarifuddin (X-3)

Alya Aqila Muhlasin (X-9)

⁠Sachi Kirana Iswanto (XI-1)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.